Hadapi MEA, Pariwisata Kota Padang Harus Siap

Hadapi MEA, Pariwisata Kota Padang Harus Siap

Tahun 2016 menandai berlakunya sebuah era baru, yakni Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2016. Dengan adanya MEA, masyarakat pelaku ekonomi serta tenaga kerja untuk beberapa profesi asing bebas masuk ke Indonesia.
Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata Padang, Medi Iswandi menghimbau kepada instasi pariwisata agar mempersiapan diri secara matang.
"Kita jangan sampai kalah bersaing dengan adanya persaingan bebas yang diberlakukan saat ini," ujarnya.
Dikatakan Medi, Dinas pariwisata akan memperbaiki infrastruktur Lapau Panjang Cimpago (LPC) dan Taman Hutan Raya (Tahura) Bung Hatta. Dinas pariwisata saat ini menganggarkan dana 4 miliar rupiah. Dinas PU juga akan menganggarkan 3 miliar rupiah untuk perbaikan infrastruktur. Dengan perbaikan fasilitas di sejumlah objek wisata itu, berdampak pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan.
Sementara untuk Pantai Air Manis dan Pasir Jambak, sekarang Pemko tengah melakukan pembinaan untuk mengubah mindset masyarakat agar sapta pesona (ramah, bersih, aman dan tertib) dalam menerima tamu. Selain itu, untuk pulau- pulau yang ada di kawasan Padang, Dinas Pariwisata meminta agar mengurus surat izin, karena sejauh ini tidak ada pulau yang memiliki izin usaha. Nanti jika ada pengunjung yang komplain, Dinas Pariwisata tidak bisa menindak karena tidak ada izin usaha." ungkap Medi Iswandi.
Sementara untuk industri kuliner, pada Februari 2016, Dinas pariwisata akan membuat standar. Minimal pelaku usaha kuliner harus memenuhi empat syarat, yakni ada izin usaha, daftar harga, IMB yang jelas dan membayar pajak. Jika pedagang kuliner telah memenuhi syarat, akan diberi stiker hologram bahwa tempat itu direkomendasikan oleh Pemerintah Kota Padang.
"Kita akan menghimbau melalui media massa kepada masyarakat dan pengunjung yang ingin berkunjung jika ingin aman dan nyaman, makanlah di tempat yang diberi stiker hologram". ujarnya
Medi Iswandi optimis, dengan pemberlakuan MEA akan berdampak besar terhadap peningkatan jumlah kunjungan ke objek wisata Pantai Padang. Juga akan berdampak pada peningkatan jumlah PAD dan kesejahteraan masyarakat. Ia juga mengajak masyarakat pelaku pariwisata benar- benar serius menghadapi MEA 2016 ini.