Pantai Air Manis

Pantai Air Manis

Pantai Air Manis, merupakan salah satu pantai di Kota Padang yang memiliki keindahan yang mampu mengundang daya tarik untuk dikunjungi. Bibir pantainya terhampar luas dengan pasir putih kecoklatan. Sehingga cukup memanjakan anak-anak untuk bermain sepuasnya, tidak terkecuali bagi orang dewasa. Bahkan, kendaraanpun bisa hilir mudik tanpa harus mengganggu pengunjung yang sedang bermain.

Kesan lapang pantai yang terletak di wilayah selatan Kota Padang ini akan makin terasa saat air laut surut. Yang akan memunculkan akses berjalan kaki menyebrang ke Pulau Pisang, sebuah pulau kecil dengan luas sekitar 1 Hektar yang terletak tidak jauh dari tepian Pantai. Pengunjung bisa memanfaatkan Pulau ini sebagai tempat peristirahatan sejenak sambil bersantai, memancing atau menikmati pemandangan yang tersedia indah. Namun, perlu diingat, jangan terlalu berlama-lama berada di Pulau Pisang ini karena beberapa jam kemudian air laut akan berangsur-angsur naik, sehingga Anda tidak dapat lagi kembali ke tepian. Namun, biasanya dihari-hari besar atau hari libur, ada tersedia jasa angkutan untuk menyebrang ke pulau tersebut. Dan, tentunya fasilitas-fasilitas hiburan lainnya seperti jasa sewa Banana Boat, Terbang Layang dan sebagainya.

Dan, Jika sempat serta kalau cuaca sedang mendukung, nikmatilah Sunset yang sangat menawan di lokasi wisata bahari ini...

Batu Malin Kundang

Ada satu objek yang jangan sampai terlewatkan jika berkunjung ke Pantai Air Manis. Objek tersebut berupa gundukan batu yang jika menghadap ke laut posisinya disebelah kiri bibir pantai. Batu tersebut menyerupai wujud manusia sedang bersujud. Disekitarnya terdapat pula batu-batu berukuran lebih besar menyerupai bentuk kapal. Itulah Batu Malin Kundang yang seiring ceritanya sudah melegenda.

Batu-batu tersebut, atau tepatnya Batu Malin Kundang tersebut bukanlah suatu kesengajaan atau karya dari seorang pemahat yang ahli. Konon menurut legenda rakyat setempat, batu-batu itu dulunya awalnya memang seorang manusia bernama Malin Kundang bersama istri dan kapalnya yang kemudian berubah jadi batu seperti yang terlihat sekarang akibat kutukan ibunya yang kecewa atas kedurhakaan si Malin Kundang itu sendiri, yang berubah sombong dan angkuh setelah kaya sampai tidak mau mengakui ibunya yang berasal dari keluarga miskin.

Dulunya, gundukan Batu Malin Kundang lumayan besar sehingga untuk naik ke atas benar terasa seolah memanjat sebuah kapal. namun seiring pengikisan bibir pantai, batu tersebut sekarang tampak sangat rendah karena sebagian besar terkikis dan terbenam pasir.

Pemerintah Kota Padang, khususnya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata terus berusaha melestarikan atau merawat objek legenda ini agar tidak punah, sehingga tetap menjadi tontonan wisata yang menarik bagi para wisatawan.

Transportasi

Dari pusat Kota Padang, jarak tempuh lebih kurang 20-30 menit perjalanan. Sementara ini belum tersedia angkutan kota yang trayeknya mencapai Pantai Air Manis. Tapi selain dengan kendaraan pribadi, Untuk menuju ke lokasi wisata bahari satu ini dapat menggunakan jasa angkutan alternatif seperti Taksi ataupun Ojek.

Namun, dianjurkan agar berhati-hati. Karena meski sudah teraspal jalurnya cukup sempit dan terdapat beberapa tikungan tajam mendaki dan menurun. Apalagi ketika sedang atau setelah hujan, kurangilah kecepatan kendaraan.

Akomodasi dan Fasilitas Lainnya

Jika ingin bermalam disekitar lokasi wisata ini, pengunjung dapat memanfaatkan jasa beberapa penginapan yang rata-rata dikelola oleh masyarakat setempat. Yang tentunya, harga sewanya tidak bagitu mahal.

Sementara soal konsumsi atau makanan, tidak perlu bingung. Jika tidak ada membawa bekal, di sepanjang pantai terdapat warung makan yang menjajakan berbagai macam makanan dan minuman. Dan pastinya, yang paling menggiurkan adalah menikmati kelapa muda langsung dari batoknya.

Di samping itu juga tersedia fasilitas umum lainnya, seperti tempat parkir kendaraan bermotor, jalan lingkar pantai, payung atap pantai, kerajinan hasil laut, kamar mandi mushalla dan sebagainya