Dinas Pariwisata Padang: Lubang Jepang di Gunung Pangilun akan Dikembangkan jadi Destinasi Wisata

Diposting : Des 24, 2019 / 95 kali dibuka

Dinas Pariwisata Padang: Lubang Jepang di Gunung Pangilun akan Dikembangkan jadi Destinasi Wisata

Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Arfian menyampaikan bahwa kawasan Lubang Jepang di kawasan Gunung Panggilun Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) merupakan cagar budaya yang akan dikembangkan sebagai destinasi wisata di daerah itu.

"Alhamdulillah, kita punya destinasi baru, Lubang Jepang yang ada di tengah pusat kota, di Gunung Panggilun," ujarnya saat dihubungi Covesia.com, Sabtu (28/12/2019).

Arfian mengatakan bahwa, berdasarkan hasil diskusi Dinas Pariwisata Kota Padang dengan Komunitas Cagar Budaya Kota Padang dan tokoh masyarakat setempat, setidaknya ada 20 pintu Lubang Jepang yang terdapat di kawasan itu. 

Marsaleh Adas dari Komunitas Cagar Budaya Kota Padang juga membenarkan hal tersebut. "Lebih kurang ada 20 pintu Lubang Jepang yang terdapat di Gunung Panggilun. Delapan puluh persennya saling terhubung," ujarnya saat dihubungi Covesia.com, Sabtu.

Arfian mengatakan bahwa Dinas Pariwisata Kota Padang akan melakukan survei pemetaan Lubang Jepang di Gunung Panggilun. "Untuk survei pemetaan lebih lanjut, kita akan menandakan pintu-pintu tersebut. Nanti kita akan meminta bantuan alat berat untuk membuka pintu yang tertimbun," jelasnya. 

Rencananya, Dinas Pariwisata akan mengadakan kegiatan jelajah Lubang Jepang di kawasan Gunung Panggilun. Kegiatan tersebut akan melibatkan seluruh stakeholder yang terdiri dari perwakilan masyarakat, komunitas cagar budaya, Dinas Pariwisata, dan media. Rencananya, kegiatan tersebut akan diadakan pada Minggu lalu, (22/12/2019).

Baca juga: Menilik Lubang Jepang yang Ada di Gunung Panggilun Kota Padang

Tetapi, setelah berdiskusi dengan tokoh masyarakat setempat, diputuskan bahwa sebelum diadakan kegiatan jelajah tersebut, Dinas Pariwisata akan membicarakannya kepada ninik mamak atau tokoh masyarakat di kawasan itu. "Jadi, jangan sampai kita ramai-ramai ke situ, masyarakat terkejut," ujarnya. 

Pertemuan dengan tokoh masyarakat tersebut akan dilangsungkan pada 9 Januari 2020 di Kantor Lurah Gunung Panggilun. Setelah pertemuan itu, baru diadakan kegiatan jelajah Lubang Jepang. 

Rencananya, pada pertemuan tersebut, Dinas Pariwisata Kota Padang akan meminta persetujuan kepada tokoh masyarakat Gunung Panggilun untuk membuka akses wisata. "Setelah mendapatkan persetujuan, secepatnya kita lakukan pembenahan," ujar Arfian. 

Dia juga mengatakan bahwa Dinas Pariwisata Kota Padang akan mendorong masyarakat untuk membentuk kelompok sadar wisata. Tujuannya agar masyarakat tersebut bisa mengelola tempat wisata Lubang Jepang tersebut. 

Kontributor: Fakhruddin Arrazzi

 

Berita & Foto : https://covesia.com

Admin :

Disparbud Kota Padang

Lihat Profil

Apa Reaksi Anda ?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0